MAKASSAR,VIRAL — Universitas Negeri Makassar (UNM) menyambut 1.141 mahasiswa baru jenjang Pascasarjana melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (13/8/2026), di Ballroom Theater Lantai 3 Gedung Menara Pinisi UNM.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa program Magister (S2) dan Doktor (S3) untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, budaya kampus, tata kelola, serta berbagai layanan pendidikan yang tersedia di UNM.
PKKMB Pascasarjana dibuka oleh Plt. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. Hadir pula jajaran pimpinan universitas, di antaranya para Wakil Rektor, Ketua Senat UNM, Ketua Majelis Profesor, anggota Senat, para Dekan Fakultas, Wakil Dekan Bidang Akademik, hingga Ketua Program Studi.
Jajaran Wakil Rektor yang hadir meliputi Prof. Dr. Hj. Andi Aslinda, M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik; Prof. Hartati, S.Si., M.Si., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum; Dr. Arifin Mangau, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; serta Prof. Dr. Syahrudin Saleh, M.Kes. selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi.
Kehadiran lengkap jajaran pimpinan tersebut menegaskan bahwa proses pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa Pascasarjana dipandang sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang kuat sejak awal perjalanan studi.
FMIPA Jadi Penerima Terbanyak
Pada Tahun Akademik 2026/2027, UNM menerima 1.141 mahasiswa baru Pascasarjana, terdiri atas 930 mahasiswa S2 dan 211 mahasiswa S3.
Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) menjadi unit dengan jumlah mahasiswa Pascasarjana terbanyak, yakni 284 mahasiswa, yang terdiri atas 243 mahasiswa S2 dan 41 mahasiswa S3.
Posisi berikutnya ditempati Fakultas Ilmu Pendidikan dengan 198 mahasiswa, terdiri atas 176 mahasiswa S2 dan 22 mahasiswa S3. Sementara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) menerima 142 mahasiswa, terdiri atas 89 mahasiswa S2 dan 53 mahasiswa S3.
Komposisi tersebut menunjukkan besarnya kontribusi berbagai fakultas dan unit pengelola Pascasarjana dalam memperkuat pendidikan jenjang Magister dan Doktor di UNM.
Secara keseluruhan, penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana UNM tahun akademik 2026/2027 terdiri atas:
– Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 70 mahasiswa (59 S2, 11 S3)
– Fakultas Bahasa dan Sastra: 140 mahasiswa (104 S2, 36 S3)
– Fakultas Ilmu Keolahragaan: 100 mahasiswa (100 S2)
– Fakultas Ilmu Pendidikan: 198 mahasiswa (176 S2, 22 S3)
– Fakultas Matematika dan IPA: 284 mahasiswa (243 S2, 41 S3)
– Program Pascasarjana: 101 mahasiswa (53 S2, 48 S3)
– Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum: 142 mahasiswa (89 S2, 53 S3)
– Fakultas Psikologi: 72 mahasiswa (72 S2)
– Fakultas Seni dan Desain: 34 mahasiswa (34 S2)
Total: 1.141 mahasiswa, terdiri atas 930 mahasiswa S2 dan 211 mahasiswa S3.
Bukan Sekadar Seremonial
PKKMB Pascasarjana 2026 tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi ruang awal untuk membangun pemahaman mengenai kehidupan akademik sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada tata kelola perguruan tinggi dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari komunitas ilmiah UNM.
Dengan jumlah mahasiswa baru yang mencapai lebih dari seribu orang, momentum ini sekaligus memperlihatkan besarnya peran pendidikan Pascasarjana UNM dalam menyiapkan sumber daya manusia berpendidikan tinggi.
Para mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga mampu mengembangkan kapasitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, menghasilkan karya ilmiah, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Melalui keterlibatan seluruh jajaran pimpinan universitas hingga tingkat program studi, UNM menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan pendidikan Pascasarjana yang akademis, inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul.
Bagi 1.141 mahasiswa baru tersebut, PKKMB menjadi titik awal perjalanan akademik yang diharapkan melahirkan gagasan, penelitian, dan karya yang tidak hanya memperkaya dunia keilmuan, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat.
