MAKASSAR, VIRAL – Gelombang pengunduran diri pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terus bertambah. Setelah empat pengurus lebih dulu mundur pekan lalu, kini lima pengurus inti lainnya dikabarkan ikut menyusul meninggalkan kepengurusan.
Lima nama terbaru yang disebut mengundurkan diri masing-masing yakni Azhar Gazali selaku Wakabid Penelitian dan Pengembangan, Andi Lukmanul Hakim sebagai Kabid Kerjasama, Agus Hamid selaku Wakabid Pengolahan dan Pengumpulan Data, Andi Naharuddin sebagai Kabid Kesejahteraan Pelaku Olahraga, serta Rachmawaty yang merupakan anggota Bidang Mobilisasi SDM
Saat di konfirmasi Kabid Kerjasama Andi Lukmanul Hakim juga ketua Pimpinan Cabang Partai Golkar Kecamatan Biringkanayya hanya mengatakan ingin Istirahat, ujarnya.
Sebelumnya, empat pengurus KONI Makassar lebih dahulu menyatakan mundur. Mereka yakni Sekretaris KONI Makassar Iqbal Djalil, Wakil Sekretaris Queensyah Azahrah Kirana Siliwangi, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Andi Yasin Iskandar, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Arianto Najib yang juga merupakan formatur Musorkot KONI Makassar.
Beragam alasan disebut melatarbelakangi pengunduran diri para pengurus tersebut. Mulai dari ketidaksamaan visi dengan kepemimpinan Ketua KONI Makassar, Ismail.
Pengamat olahraga, Maulana Yusuf, menilai kondisi tersebut dapat mengganggu fokus pengurus maupun atlet Kota Makassar, terutama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Bone dan Wajo pada Juni mendatang.
“Ini ada apa? Seharusnya tidak terjadi. Apalagi Makassar sebagai juara bertahan, ini jangan sampai mempengaruhi performa atlet dan memperburuk citra Makassar di Porprov,” ujar Maulana.
