Makassar

Kecamatan Tallo Berkomitmen Atasi Persampahan yang Semakin Kompleks di Perkotaan 

×

Kecamatan Tallo Berkomitmen Atasi Persampahan yang Semakin Kompleks di Perkotaan 

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, VIRAL – Pemerintah Kecamatan Tallo menjadi pusat perhatian dalam upaya peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat. Pada hari Kamis, 30 April 2026, Aula Kantor.

Camat Tallo, Bapak Andi Husni, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Camat, Ibu Dr. Bau Asseng, S.T., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di wilayah Kecamatan Tallo, mulai dari Kepala Seksi Kebersihan, para lurah se-Kecamatan Tallo, ketua RT dan RW, Ketua LPM, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks di lingkungan perkotaan.

Dalam sambutannya, Camat Tallo menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi nyata dari warga, dimulai dari lingkungan rumah tangga.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Camat Tallo juga mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami materi sosialisasi, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi terkait pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik, hingga pengelolaan sampah mandiri menjadi poin penting yang diangkat dalam kegiatan ini.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih peduli lingkungan. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi warga, pengelolaan sampah secara mandiri dari rumah diharapkan dapat terwujud, sehingga mampu menciptakan lingkungan Kecamatan Tallo yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, upaya menjaga kebersihan lingkungan bukan lagi sekadar program, melainkan menjadi budaya bersama yang terus dijaga dan diwariskan.