Politik

Dua Nama Menguat di Bursa Ketua Golkar Sulsel, Andi Ina Dinilai Jadi Pembeda Kuat

×

Dua Nama Menguat di Bursa Ketua Golkar Sulsel, Andi Ina Dinilai Jadi Pembeda Kuat

Sebarkan artikel ini

SULSEL, VIRAL  — Dinamika perebutan kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Hingga akhir April 2026, hanya dua nama yang disebut-sebut telah mengantongi sinyal kuat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yakni Ilham Arief Sirajuddin dan Andi Ina Kartika Sari.

Pelaksana tugas (Plt) Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Arif Rosyid, mengungkapkan bahwa penyempitan kandidat ini bukan tanpa dasar. Ia menyebut hanya dua figur tersebut yang sejauh ini mendapat panggilan khusus dari Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk bertemu langsung di Jakarta.

“Per hari ini, kandidat calon Ketua Golkar Sulsel sudah mengerucut tinggal dua nama, yakni Pak IAS dan Andi Ina. Hanya mereka yang pernah dipanggil langsung oleh Ketua Umum,” ujar Arif, Kamis (30/4/2026).

Fenomena ini mempertegas kuatnya peran DPP dalam menentukan arah kepemimpinan di daerah. Dalam mekanisme internal Partai Golkar, Ketua Umum memiliki hak diskresi untuk meloloskan kandidat, bahkan dalam kondisi tertentu ketika syarat formal tidak sepenuhnya terpenuhi.

Di tengah menguatnya dua nama tersebut, pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Sukri Tamma, menilai kemunculan Andi Ina membawa warna berbeda dalam kontestasi.
“Andi Ina adalah figur perempuan yang kuat. Kehadirannya bisa menjadi diferensiasi yang signifikan dalam kontestasi ini,” ujarnya.

Menurut Sukri, selain faktor pengalaman dan jaringan politik, aspek representasi gender juga bisa menjadi nilai tambah tersendiri, terutama dalam upaya memperluas basis dukungan partai.

Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin yang akrab disapa IAS tetap menjadi kandidat kuat dengan rekam jejak panjang di dunia politik Sulsel. Pertarungan dua figur ini pun diprediksi akan berlangsung ketat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.

Dengan dinamika yang terus berkembang, publik kini menanti arah keputusan akhir dari DPP—yang diyakini akan menjadi penentu utama siapa yang akan memimpin Golkar Sulsel ke depan.