SULSEL, VIRAL – Kabar membanggakan datang dari SMA Islam Ranu Harapan Makassar. Di tengah ketatnya persaingan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sekolah ini sukses meloloskan empat dari lima siswanya ke perguruan tinggi negeri (PTN) favorit tahun ini.
Salah satu siswa yang berhasil mencuri perhatian adalah Keyziyah Saqiyah Shalsabilah. Ia resmi diterima di Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (S1), Universitas Hasanuddin (Unhas).
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan cerita menarik tentang pendekatan pendidikan yang diterapkan di SMA Islam Ranu Harapan. Sang ibu, Mismaya Al Khaerat, mengungkapkan bahwa keberhasilan putrinya tidak semata karena bimbingan belajar di luar, melainkan hasil dari sistem pendidikan sekolah yang terstruktur dan humanis.
Menurut Mismaya, Keyziyah telah menempuh pendidikan di Ranu Harapan sejak jenjang SMP. Ia menilai suasana kekeluargaan yang erat antara guru dan siswa menjadi salah satu kunci utama keberhasilan.
“Setiap pagi anak-anak memulai dengan sholat Dhuha dan mengaji hingga pukul 10. Selain pelajaran umum, ada juga program Tahfidz yang dikemas dengan menyenangkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran para pengajar yang relatif muda dan mampu membangun kedekatan emosional dengan siswa.
“Guru-gurunya akrab, bahkan seperti teman. Kadang mereka hang out bersama. Menghadapi anak remaja itu kompleks, tapi kami sebagai orang tua sangat terbantu. Bahkan, kadang saya titip pesan lewat guru karena anak lebih mudah menerima dari mereka,” jelasnya.
Tak hanya itu, inovasi unik juga diterapkan sekolah melalui kebijakan khusus setiap hari Rabu. Pada hari tersebut, siswa dibebaskan dari pelajaran umum dan difokuskan pada persiapan masuk perguruan tinggi.
“Setiap Rabu anak-anak hanya fokus persiapan ujian masuk PTN. Jadi mereka tidak perlu lagi ikut bimbingan belajar di luar,” tambah Mismaya.
Sistem ini dinilai efektif karena seluruh proses pembelajaran dan persiapan akademik terpusat di sekolah, sehingga perkembangan siswa dapat dipantau secara langsung oleh para pengajar.
Keberhasilan Keyziyah menembus Unhas melalui jalur SNBP menjadi bukti nyata bahwa pendekatan pendidikan yang mengedepankan keseimbangan antara akademik, spiritual, dan kedekatan emosional mampu menghasilkan prestasi optimal.
“Anak-anak sudah dipersiapkan secara intensif di sekolah, dan gurunya sangat perhatian. Ini sangat menyenangkan bagi kami sebagai orang tua,” tutup Mismaya.
Tahun ini, Keyziyah menjadi bagian dari empat siswa SMA Islam Ranu Harapan Makassar yang berhasil lolos ke PTN melalui jalur SNBP, sekaligus menegaskan kualitas sistem pendidikan yang diterapkan sekolah tersebut.
